Warmth

Tag

, , , , ,

A Drabble of Katekyo Hitman Reborn.

Katekyo Hitman Reborn © Amano Akira

Highschool!AU, 59xFem!27, Fail Fluff

Enjoy!

Baca lebih lanjut

Iklan

Progress(?)

Tag

, ,

Hai! Ley  disini!

Kali ini Ley mau membicarakan tentang progress yang telah Ley lakukan untuk project yang berjudul Untouchable Sky ini. *lirik tugas-tugas* Tentu saja Ley bukannya kabur dari tugas loh! Hahaha. #tawagaring Baca lebih lanjut

Beautiful in White

Tag

, , , ,

Sumpahku padamu, untuk tetap setia hingga ajal menjemput.

Seorang pemuda dengan tuksedo hitam melangkah pelan. Sebuket bunga primrose ia genggam. Helaian pirang yang biasanya menutupi dahi kini tersisir rapi ke belakang, memperlihatkan wajah tampan nan rupawan yang ia miliki. Manik biru langit teduhnya menatap lurus tanpa keraguan. Namun, jika seseorang teliti, maka akan kesedihan terlihat jelas di permata sang pemuda blasteran tersebut. Baca lebih lanjut

New Project

Tag

,

haha. Ga kerasa udah setaun. Banyak hal yang terjadi. Intinya, semua tak lagi sama.

Akhir-akhir ini aku lagi seneng banget sama lagu-lagu klasik (well, selera musik yang ga berubah dari dulu sampe sekarang).

Tugas-tugas kuliah menumpuk membuatku sulit untuk mengatur blog tanpa pembaca ini.

Daaan…

Aku mulai tergerak untuk membuat cerita. FML. I know.

Baru bikin draft-nya aja sih. Sama beberapa cerita lepas yang bersangkutan. Sulit untuk mengekspresikan imajinasi ke dalam kata-kata. But I’ll try my best, of course.

Cyber Best-Friend (2)

Tag

, ,

OMG! UDAH BERAPA LAMA INI BLOG DIBIARIN! (Aku sampe lupa klo me punya blog ini, OTL)

Well, nasi udah jadi bubur, Aku mau cerita! *ngotot*

Dear Diary,

Aku mau cerita tentang sahabat-cyber yang pernah me ceritain di post yang lalu, Hare.

Aku dan Hare udah melalui banyak hal. Hare menjadikanku sebagai diary-nya, dan aku jg menjadikan Hare sebagai diary.

Kami sering banget main bareng, chattingan sampe malem, bahkan telpon-telponan hingga salah satu dari kami tertidur.

Aku begitu menikmati saat-saat itu, dimana aku dan dia sama sekali tidak terikat apapun, namun tetap lebih dari sekedar sahabat biasa.

Namun semua itu hilang. Hilang saat Hare bilang suka-bahkan cinta. Aku takut. Aku sayang banget sama Hare namun aku gamau bahwa hubungan kami bakal berakhir jika salah satu dari kami melanjutkan hubungan ini. Aku takut, jika kami sudah menjadi sepasang kekasih, maka akan ada saatnya ketika kami bakal fell out of love.

Dan aku juga takut. Takut bahwa Hare hanya menjadikanku sebagai pelarian Tsuki. Aku takut, jika pada akhirnya, Hare sadar bahwa aku berbeda dengan Tsuki, maka Hare akan meninggalkanku.

Aku takut. Dan aku menolak Hare.

Hare bilang gapapa, asalkan masih bisa berteman seperti dulu. Namun aku terlalu takut. Aku ingin perasaan Hare kepadaku hilang. Akupun mulai melakukan beberapa cara agar Hare illfeel kepadaku.

Dari mulai untuk lama membalas chat dari Hare, hingga membalas chat Hare dengan singkat.

Dan… ada orang lain yang menyatakan cintanya kepadaku. Aku pikir, jika aku memulai hubungan baru dengan orang ini, maka Hare akan menyerah.

Tapi aku ga menyangka, bahwa itu akan membuat Hare benar-benar menjauh dariku. Aku pikir kami dapat kembali kehubungan yang sebelumnya, teman curhat.

Aku dan Hare telah berpisah. Ga ada lagi canda tawa saat bermain game yang sama. Ga ada lagi chattingan sampe larut malam. Ga ada lagi telpon-telponan menjelang tidur. Semua udah ilang.

Dulu, kami dapat berbicara hingga larut malam. Namun sekarang, untuk mengatakan ‘Hai, apa kabar?’ saja sudah sulit.

Aku kangen. Kangen akan masa-masa dimana Hare dan aku bermain bersama, tanpa memikirkan perasaan muluk seperti ini.

Aku kangen.

Dan aku ingin kembali ke masa itu.

I miss my cyber best-friend

Heartache

Tag

, ,

Dear Diary,

Hari ini mau cerita, tentang seseorang yg dlu pernah singgah di hatiku.

Orang itu, panggil saja Kaito. Kaito dr ‘Kaito Kid si Pencuri’. Ya, dia telah mencuri hatiku, menghancurkannya berkeping2 tanpa ku sadari. Mellow emang, tp itulah yg aku rasakan, ironic.

Aku pertama kali bertemu dgnnya di sebuah game online. Dia tau statusku sebagai seorang cwe gamer, tp dia ga mendiskriminasi aku.

Dia menganggap aku apa adanya. Ga peduli aku ini laki atau perempuan. Itulah hal yang aku sukai darinya.

Awalnya iseng2, main bareng. Ga tau nama masing2, manggil beb beb-an. Saat itu timbul rasa. Rasa yg nyaman banget. Aku sadar, aku jatuh cinta sama dia.

Ga lama, kami pacaran, tanpa satu orangpun yg mendeklarasikannya. Semua berjalan bagai air, mengalir begitu saja tanpa ada yg menghalangi.

Sikapnya yg lembut dan perhatian, membuatku makin sayang kepadanya. Tapi yah, seperti pasangan lainnya, kami jg kadang cek cok.

Sempet putus, tp balikan kembali berkat seseorang *thanksalotiloveusomuach*

Beberapa hari sebelum ultahku, aku jd agak manja. Y’know lah klo cwe itu manja pasti ada maunya.

Aku kepengen dia nyamperin aku, tp dia hanya menunggu. Salah satu tmen in-game aku ada chat. Dia bilang kalo Kaito nenangin ‘mantan’nya nangis. Pdahal sebelumnya pas aku ngapain, dia bilang dia bareng tmen cowonya.

Sakit. Diboongin itu sakit.

Apalagi sama orang yg disayang.

Awalnya kepengen minta penjelasan dr dia, cuma kata2 aku yg salah. Aku kebawa emosi. Hingga akhirnya kita putus.

Berat. Beraat banget. Aku nangis semalaman pas dia minta putus. Sakit. Hati aku kea ditusuk-tusuk. Perih, kea luka terbuka dikasih garam, trus disiram air jeruk.

Kita putus satu hari sebelum hari ultah aku. Ultah aku yg ke 17 🙂

Itu kado ‘terindah’ yg pernah aku dapatkan.

Abis aku ultah, dia jg ultah. Aku ngucapin selamat ke dia, balesan dia jg ngucapin selamat ke aku.

Besoknya, hal yg lebih menyakitkan terjadi. Dia balikan sama mantannya, yg dia nangis ke dia minta ditenangin.

Satu kata, pedih.

(mana pacarnya lebih cantik dr aku, kan kampret :v)

disisi lain, ada 1 cowo (senior aku) deket sama aku. Hati yg luka rentan sama orang baru, jadi yah, I fell in love. 2 minggu Kaito pacaran, aku pacaran sama Senpai.

Tiga bulan sama2. Tapi kami sering cek cok. Hingga akhirnya aku ga tahan, dan minta putus.

Disaat yg sama, Kaito jg diputusin sama cwenya.

Entah kenapa, harapan timbul lagi. What a bitch I am.

My CyberBestFriend

Tag

Saking lamanya blog ini dibiarkan terlantar tanpa ada yang memungutnya, udah lapuk dimakan waktu dan entah apa lagi, saya memutuskan untuk membuat postingan baru.

Tidak ada yang spesial sih dalam postingan kali ini (-lah, emangnya postinganku penting gitu? Rotfl)

Aku akan menceritakan tentang seorang pemuda, yang aku akan memanggilnya disini Hare. Kenapa Hare? Karena ia bagai mentari (Hare) yang bersinar terang. Terus bersinar cerah untuk terus membantu alam semesta meskipun ia sendirian. Ya, pemuda yang satu ini benar-benar mirip matahari. Ia bahkan menikmati kesendiriannya. Selain itu, aku juga kagum akan semangatnya untuk membantu orang-orang yang disekitarnya, meskipun ia tahu bahwa ia akan ditinggalkan begitu saja ketika orang yang bersangkutan tellah menerima bantuannya.

Aku mengenalnya dalam sebuah online game yang dibuat oleh negara Korea. Seperti biasa, banyak orang yang tak percaya akan gender-ku sebagai seorang cewek. Aku emang tahu sih, kalo cewek gamer  itu langka, tapi bukan berarti ga ada, kan?

Nah, pada waktu itu, entah kenapa aku memutuskan untuk memulai chat dengannya.

“Kak, dari server  Althea, yah?” itu yang aku tanyakan kepadanya ketika aku melihat gaya bermain dia dalam mode Player versus Player.

“Eh? Nggak kok, dari OBT juga udah di Vestinel. Eh, mba cwe yah?”

Awalnya aku kaget karena ditanyain kaya gitu, biasanya sih klo ada yang chat kaya gitu langsung diabaikan. Berhubung yang mulai chat duluan itu aku, aku menjawab.

“Iya, kok tau?”

“Nebak aja. Klo boleh tau, namanya siapa?”

Mulai dari sanalah kami dekat. Awalnya hanya tau nama. Tak lama mulai tahu asal daerah masing-masing, kemudian tahu apa-apa saja yang disukai dan tidak disukai.

Saking dekatnya kami, Hare menjadikanku diary-nya. ia sering bercerita tentang kehidupannya. Bercerita tentang para mantan pacarnya, dan juga tentang seorang gadis ia cintai.

Cinta, bukan suka.

Disini gadis itu akan kupanggil Tsuki.

Dari cerita Hare sendiri, aku juga tau bahwa Tsuki punya perasaan yang sama dengan Hare. Aku pernah mendorong Hare untuk menyatakan perasaannya itu. Hare bilang, Tsuki hanya tertawa dan tidak menjawab.

Cukup lama Hare menunggu jawaban dari Tsuki. Ketika kedua kalinya Hare menyatakan perasaan dan meminta jawaban, Tsuki hanya berkata.

“Apapun yang terjadi, jangan pernah berubah ya? Hubungan kita yang sekarang udah lebih baik dari pacaran.”

Hare bilang ke aku, pada awalnya dia bingung. Tapi yah, mau gimana lagi.

Ga lama setelah itu, beredar gosip bahwa Tsuki pacaran sama temen sebangku Hare. Hare bilang klo dia ga masalah. Cuma sedikit kesel, dia yang nembak dluan, tapi malah orang lain yang dijawab dluan.

Aku ga bisa ngomong apa-apa. Dia juga maklum. Hare terus ngelanjutin ceritanya tentang Tsuki.

Aku langsung mikir. Beruntung yah, Tsuki. Ada cowo yang begitu sayang sama dia. Tetapi malah ia sia-siain.

Hare itu cowok yg dapat diandalkan. Hare sering kali membantuku dalam melewati masalah-masalahku.

Hare adalah sahabat cyber-ku yang paling berharga 😀

Deserved it!

Tag

,

Wah, udah lama nggak buka wordpress…. *ngelirik tanggal post kemarin* Nggak terasa ya, udah kurang lebih 5 bulan saya nggak apdet…. Ehehe

Saat ini saya sedang sibuk-sibuknya menghadapi ulangan semester ganjil #kalogitungapainbikinpostbaru? dan hari ini adalah ulangan tersulit, bagi saya.

Matematika.

Saya harus belajar 4 Bab pelajaran (yang sulitnya minta ampun) dalam semalam. Saya ini golongan darah O #apahubungannya

Jadi sistem belajar bagi saya adalah sistem SKS (Sistem Kebut Semalam). Dan saya pun niatnya belajar 4 Bab itu pada malam hari….
….dan ketiduran. Tanpa. Belajar. Sedikit. Pun.

Alhasil? Saya hanya bisa mengerjakan sekitar 12 dari 30 soal yang ada dalam waktu satu setengah jam. Dan itu juga saya nggak yakin sama jawaban saya.

Pingin nangis rasanya…

Saya bahkan ngerasa diri saya sendiri mertertawakan saya sambil berkata “You deserved it.”

Sepertinya saya harus membuat catatan batin (yang sekarang tertulis) : “Jangan gunakan SKS, pas pagi aja belajarnya” *kicked

Ah, maaf… Ralat. “Belajar itu jauh hari sebelum tes. Jangan besok tes, malam baru belajar”

Baiklah, sekarang saya harus bersiap-siap belajar untuk menghadapi penyiksaan besok, Kimia.

Wish me luck!